Langsung ke konten utama

Khutbah Jum'at - Sabarlah sesabar Nabi Ayyub

   

Hadirin rahimani warahimakumullah

Alhamdulillah, segala puji hanya untuk Allah subhanahu wata'ala yang telah memudahkan langkah kita; duduk bersimpuh padu di salah satu rumah Allah untuk melaksanakan kewajiban kita menunaikan shalat jum'at.

Melalui minbar ini khatib kembali mengajak diri kita semua untuk terus bertaqwa kepada Allah subhanahu wata'ala. Taqwa dalam arti mengerjakan ibadah dan meninggalkan maksiat.

Hadirin yang dirahmati Allah subhanahu wata'ala

Pada kesempatan yang mulia ini khatib membawakab khutbah dengan judul "kesabaran Nabi Ayyub alaihissalam

Sesungguhnya kehidupan dunia tidak lepas dari berbagai macam ujian dan cobaan. Baik berupa kesenangan maupun kesusahan. Baik berupa suka maupun duka.

Adalah salah satu hikmah dari adanya kita di dunia ini yaitu untuk menjalani ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dalam surat al-mulk:

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

"Dia Allah yang menciptakan kematian dan  kehidupan, dalam rangka menguji kalian, siapa di antara kalian yang paling baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."

Dalam surat Al-Baqarah Ayat 214

اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاۤءُ وَالضَّرَّاۤءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِ ۗ اَلَآ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ

Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kalian. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, “Kapankah datang pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.

Hadirin yang dirahmati Allah subhanahu wata'ala

Adalah Nabi Ayyub alaihissalam seorang hamba dan Nabi Allah yang mulia.

Allah subhanahu wata'ala berfirman:

وَأَوْحَيْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَى وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ وَآَتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. An-Nisaa’: 163)

Dalam kitab albidayah wannihayah karangan Ibnu Kasir disebutkan bahwa dulunya Nabi Ayyub alaihissalam terkenal sangat kaya dengan harta yang berlimpah ruah, tanah yang luas, sapi, unta, kambing, 

Allah juga memberikan kepada beliau karunia berupa keluarga dan anak laki-laki dan perempuan. Ayyub sangat terkenal sebagai orang yang baik, bertakwa, dan menyayangi orang miskin. Beliau juga biasa memberi makan orang miskin, menyantuni janda, anak yatim, kaum dhuafa dan ibnu sabil. Beliau adalah orang yang rajin bersyukur atas nikmat Allah dengan menunaikan hak Allah

Hingga pada suatu hari, Allah memanggil iblis 

Hai Iblis,

هل تقدر أن تفتن أيوب؟

Apakah engkau mampu menggoda Ayyub?

Iblis berkata:

يا رب، إن أيوب في الدنيا أصبح من مال و ولد، ولا أستطيع أن لا يشكرك

Wahai rabb-ku, sesungguhnya Ayyub mempunyai banyak harta dan banyak anak. Lantas bagaimana aku dapat membuatnya tidak bersyukur kepada-Mu

Maka izinkan aku untuk melenyapkan itu semua

فسترى كيف يعصيك ويطيعني

Maka, engkau akan menyaksikan Ayyub bermaksiat kepada-Mu dan mengikutiku.

Allah pun mengizinkan apa yang diminta oleh Iblis.


Ma’asyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah …

Iblis mendatangi ternak Nabi Ayyub, Iblis membakar kambing, sapi, unta milik Nabi Ayyub.

Kemudian Iblis mendatangi Nabi Ayyub, wahai Ayyub engkau shalat kepada rabb mu, rabb mu melenyapkan ternak mu.


Iblis berkata demikian, berharap agar Nabi Ayyub kecewa dengan Allah, dan marah kpd Allag, agar Nabi Ayyub tidak lagi shalat menyembah Allah.