إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وعلى آله وصحبه أجمعين
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أما بعد :
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.
Kaum muslimin rahimani warahimakumullah …
Pada kesempatan yang penuh barakah ini, kami wasiatkan kepada diri kami sendiri juga kepada segenap jama’ah kaum muslimin, agar senantiasa bertaqwa kepada Allah. Marilah kita mengindahkan perintah Allah dan Rasul-Nya dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauh dari segala larangan-Nya. Dengan ketaqwaan, Allah akan memberikan keselamatan di dunia dan di akhirat memperoleh warisan surga.
Sebagaimana Allah berfirman,
تِلْكَ ٱلْجَنَّةُ ٱلَّتِى نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَن كَانَ تَقِيًّا
“Itulah surga yang akan Kami wariskan pada hamba-hamba Kami yang bertaqwa.” (QS. Maryam: 63)
shalawat dan salam kita uzapkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, semoga dengan memperbanyak shalawat kita dapat kemuliaan berjumpanya di surga kelak
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ
Kaum muslimin sidang jama'ah jum'at yang dimuliakan Allah ...
Judul khutbah kita pada siang yang cerah ini adalah Menjauhi gaya hidup orang kafir
Jama'ah yang dirahmati Allah ...
Kita tidak boleh mengikuti cara hidup orang kafir. Kita tidak boleh mengikuti trend mereka; Kita tidak boleh mengikuti style mereka; baik cara makan, cara berpakaian, cara berbicara mereka, gaya rambut mereka. Karena Nabi tegas dalam hadisnya bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad)
dilain hadis Nabi bersabda:
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا
“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi)
Diriwayatkan oleh Imam Tirmizi bahwa saat Nabi dan para sahabat berangkat ke medan perang. Kaum muslimin melewati sebuah pohon keramat milik orang kafir. Dimana orang-orang kafir menggantungkan pedang-pedang mereka di pohon tersebut, dengan harapan mendapat keberuntungan saat perang. Kemudian ada beberapa orang yang baru masuk islam; yang imannya lemah berkata: "Wahai Rasulullah buatkanlah kami pohon seperti pohon orang-orang kafir itu". Nabi-pun marah kepada mereka seraya berkata: "SUBHANALLAH!!!", Permintaan kalian ini seperti permintaan bani isroil yang meminta dibuatkan berhala kepada Nabi Musa.
Dilain kesepatan Nabi bersabda:
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّ لَاتَّبَعْتُمُوهُمْ
“Sungguh kalian akan mengikuti jalannya umat-umat terdahulu, sejengkal demi sejengkal, sedepa demi sedepa, sehingga seandainya mereka masuk lubang dhab (sejenis kadal), maka kalian akan mengikutinya”. (HR.Bukhori & Muslim)
Kaum muslimin sidang jama'ah jum'at yang dimuliakan Allah ...
Sebagian besar dari kita, merasa bangga mengikuti gaya hidup orang kafir. Sebagian dari kita berhasil terkena tipu daya setan yang menghiasi hal buruk orang kafir menjadi indah di mata.
Janganlah kita mengikuti orang-orang kafir! Karena apa yang ada pada orang kafir adalah buruk dan apa yang ada pada islam adalah baik.
Ingatlah firman Allah subhanahuwata'ala
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ
Kalian adalah umat yang terbaik yang didatangkan untuk manusia pada umumnya. QS. Ali Imron:110
Allah Tuhan semesta alam telah mengatakan bahwa kita umat islam khairo ummatin "sebaik-baik umat". Maka mengapa kita malah meniru umat lain. Seharusnya mereka lah yang meniru kita.
Kaum muslimin sidang jama'ah jum'at yang dimuliakan Allah ...
Jangan kita mengikuti gaya hidup orang kafir! Karena hal tersebut adalah strategi setan untuk menjerumuskan kita ke dalam kekufuran.
Ingatlah bahwa setan tidak menyuruh kita langsung murtad atau langsung menyembah berhala. Namun setan menjerunguskan kita dengan cara bertahap; step by step; atau dalam istilah al-Qur'an disebut al-khutuwat.
Allah subhanahu wata'ala berfirman:
۞ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ وَمَنْ يَّتَّبِعْ خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ فَاِنَّهٗ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan! Siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya dia (setan) menyuruh (manusia mengerjakan perbuatan) yang keji dan mungkar. QS, Nur:21
Demikianlah peringatan dari Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam! Dan hendaklah kita berpegang teguh dengan agama yang mulia ini, menjauhi tasyabbuh. Mudah-muadah Allah senantiasa menolong dan membimbing kita ke arah jalan yang lurus dan diridhai-Nya.
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذا أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمُ
KHUTBAH II
اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا.
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ.
اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ
Kaum muslimin rahimani warahimakumullah …
Tahukah kita bahwa tasyabbuh (meniru gaya) orang kafir secara lahiriyah mewariskan kecintaan dan kesetiaan dalam batin.
Sebagai contoh:
Bila ada seorang muslim meniru gara rambut pemain bola kafir. Maka sangat mungkin seorang muslim ini akan meniru gaya berpakain pemain bola kafir. Sampai akhirnya seorang muslim akan mengikuti ritual-ritual keagamaan pemain bola kafir tersebut.
Diantara bentuk tasyabbuh yang banyak tersebar diantara kita:
pertama mengikuti gaya rambut pemain bola
kedua mengikuti asesoris artis korea seperti anting, cincin, gelang, dan kalung
ketiga mengikuti perayaan tahun baru
keempat mengikuti syair-syair lagu mereka
Maka marilah kita mengikuti gaya hidup Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Allah subhanahu wata'ala berfirman:
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah,". QS. Al-Ahzab:21
Ikutilah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam! Karena Nabi telah dijamin masuk surga. Maka bila mana kita mengikutinya, InsyaAllah akan masuk surga juga.
Namun bila mana kita mengikuti orang kafir. Ingatlah bahwa orang kafir akan masuk neraka. Maka bila mana kita mengikutinya, kita juga akan masuk neraka.
إِنَّ اللَّـهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ﴿٥٦﴾
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ
إنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعوَات، فَيَا قَاضِيَ الحَاجَات
اللهُمَّ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوابُ الرَّحِيم
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عباد الله:
إِنَّ اللَّـهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ ﴿٩٠﴾
فَاذْكُرُوا الله العَظِيْمَ يَذْكُرْكُم، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُم، ولذِكرُ الله أكبَر.